Orang-orang 'berilmu' itu berkoar
Beradu di atas dagelan pewayangan moral
Mencari kebenaran atau pembenaran?
If I'm Luck
Harapanku berbenturan dengan logika
Menuai hasil dari sebuah resiko keputusan
Mungkin ujian atau sebuah kesalahan
Mungkin juga balasan
Menuai hasil dari sebuah resiko keputusan
Mungkin ujian atau sebuah kesalahan
Mungkin juga balasan
Slllluuuurrrpppp
Kabar yang kau dengar
tidak berbanding lurus dengan asa mu
Melenceng jauh dan jatuh di kuadran III harapanmu
Waktu penantianmu hanya sia-sia
Itu yang kau lihat dari lobang kunci fikiranmu
Tidakkah kau terfikir untuk membuka pintunya?
Sepertinya engkau enggan
tidak berbanding lurus dengan asa mu
Melenceng jauh dan jatuh di kuadran III harapanmu
Waktu penantianmu hanya sia-sia
Itu yang kau lihat dari lobang kunci fikiranmu
Tidakkah kau terfikir untuk membuka pintunya?
Sepertinya engkau enggan
Menjadi Baik Adalah Pilihan Bukan Pengaruh
Z : Copet sialan..Tas baru gue diembatnya pula. Padahal cuma ditinggal bentar. Anj***!!
X : Ya sudah ikhlasin aja..Mungkin udah rezekinya tuh copet.hehe..
Z : Gimana sih lo?Laptop lu kan ada di tas gue..Tapi lu masih tenang-tenang aja..sarap lu ya..??
X : ....^_^
Besok saya puasa
X : Silakan dimakan bu, saya ada rezeki sedikit. *tersenyum
Y : Terimkasih nak..
X : Iya sama-sama bu. *pergi dan hilang ditelan derasnya hujan dan lapar..
Taare Zameen Par-Sebuah Film yang Menggugah Hati
Taare Zameen Par merupakan Film ke-dua yang dibintangi Aamir Khan yang telah saya tonton. Setelah menjadi mahasiswa yang berfikir super kreatif dalam 3 Idiots nya, kali ini Aamir khan hadir menjadi seorang guru yang memberikan motivasi kepada muridnya yang mengalami Disleksia. Disleksia (Inggris: dyslexia) adalah sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan pada orang tersebut dalam melakukan aktivitas membaca dan menulis 1. Nama anak dalam film Taare Zameen Par yang mengalami Disleksia itu adalah Ishaan Nandkishore Awasthi .
Pemberontak???
Aku seorang pemberontak?
Sebenarnya hanya ingin memberikan warna
Bukan untuk menentang arah dan mengoyak rajutan
Hanya ingin meluruskan arus dan menambal koyakan
LAWAN!!
Disetiap kesulitan yang datang, dua kemudahan akan selalu menyertainya.
Sebatang pohon menentang jaman demi mempertahankan hidupnya. Dia tidak menyia-nyiakan benih yang telah dibawa oleh angin. Dia tetap tumbuh dan berdiri tegak. Saya tidak tahu dia menyesali keberadaannya saat ini atau tidak, tapi itu tak tampak dalam wujudnya sekarang. Rasa-rasanya dia tak menyesali keberadaan dirinya saat ini. Meskipun berdiri pada batu yang keras.
Just walking-walking
Sebelum adzan Shubuh tiba, post dulu ah .J
Dari tadi sore kepala saya rasanya sakit banget. Udah 2 hari kayak gini terus. Padahal makan selalu 4 sehat 5 sempurna 6 bayarnya bulan depan.hehe.. Karena persediaan obat-obatan di kotak P3K udah abis, jadi kepaksa harus beli obat ke toko matrial terdekat sambil beli makan malem di “kafe tenda” depan kantor (bayar cash). Saya minta bungkus ja makan malemnya, mau makan di apartemen aja (baca kossan).hehehe.. Saking lapernya, langsung saja dilahap sampai habis (yang ini ga lupa bismillah). Yang tersisa tinggal piring dengan sendoknya. Alhamdulillah kenyang juga. Tapi masih laper. Saya lihat ada obat sakit kepala yang tadi baru dibeli. Berhubung masih laper, saya makan aja obat sakit kepalanya. Biar sakitnya ilang. Dan akhirnya rasa kantuk pun mendera, mungkin tu obat sakit kepala ada obat tidurnya. Ketiduran deh (lupa belum shalat Isya). Alhamdulillah dalam mimpi masih inget kalo belum shalat isya. Pas bangun, sudah jam 2 pagi, daripada dilanjut tidur ntar bablas. Mending shalat isya sekarang ditambah shalat malam.
Saya, Internet & Gaya Hidup : Pengalaman Pertama Belanja Onlen
Saya adalah seorang karyawan pada sebuah perusahaan. Saya sekarang bertempat tinggal di Palangkaraya, meskipun sebenarnya saya asli dari Jawa Barat. Karena tugas dari perusahaan, jadi saya harus pindah ke Palangkaraya. Dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari, saya selalu menggunakan laptop dalam setiap pekerjaan saya. Kehadiran laptop ini sangat membantu sekali dalam memudahkan pekerjaan saya. Usia laptop ini sudah hampir dua tahun dan tidak ada keluhan samasekali.
Bawa Selalu Ban Cadangan
Ini merupakan pengalaman pertama saya mancing di sungai.. Aku kira sungai yang dekat-dekat saja, eh ternyata dibawa "apruk-aprukan ka leuweung". :p
Let's Begin
Senyuman Para Pensiunan merupakan artikel kedua saya yang saya ikutkan dalam lomba. Lomba itu diselenggarakan oleh ECC UGM. Pada hari Jum’at tanggal 10 Februari 2011, artikel tersebut baru saya publish padahal saya sudah mengetahui tentang lomba ini lebih dari 2 minggu yang lalu. Malas. Ya hal itu yang selalu menghalangi dalam setiap kegiatan yang akan dilakukan. Padahal ide sudah banyak bermunculan, tapi rasanya begitu berat hanya untuk menggoreskan pena pada kertas. Malas adalah keadaan dimana kita tidak adanya dorongan atau motivasi. Saya pernah mendengar sebuah syair lagu yang dinyanyikan oleh group nasyid Raihan yang di dalam bait syairnya berbunyi seperti ini “dimulakan dengan bismillah”. Mengapa harus dengan ucapan Bismillah?? Pernahkah kita mendengar analogi seperti ini “ bila kita menanan cabe maka yang kita petik adalah cabe”. Apabila kita akan melakukan sesuatu pasti kita akan mendapatkan hasil dari apa yang kita kerjakan itu. Mau baik ataupun buruk. Pasti ada ganjarannya. Setuju? Lalu, mengapa harus dengan ucapan Bismillah apabila mau melakukan sesuatu? Jawabannya adalah ketika kita akan memulai sesuatu yang baik, maka harus dimulai dengan awal yang baik pula. Benar begitu? Silakkan dicoba sendiri. :P
Senyuman Para Pensiunan
Hisbi hasbuloh, begitulah nama lengkap yang tertera pada akte kelahiran yang dicetak 23 tahun yang lalu dan Alhamdulillah sampai sekarang masih tetap seperti itu. Satu tahun yang lalu saya baru lulus dari program diploma (D3) di salahsatu politeknik swasta di Kota Kembang. Seperti kebanyakan mahasiswa/i yang telah lulus, target selanjutnya adalah mencari kerja atau kuliah lagi atau mungkin berkeluarga.Untuk saya pribadi mencari kerja setelah lulus kuliah adalah suatu keharusan. Mencari-cari lowongan pekerjaan adalah hal yang wajib dilakukan setiap hari. Ke warnet dan chek email adalah rutinitas yang tidak boleh terlewat. Mencari-cari informasi dan mengikuti job expo atau career center adalah usaha untuk mencari peluang mendapat pekerjaan yang diinginkan.
.....
-- Siluet Harapan --
mentari baru keluar dari peraduan
embun baru menetes
tapi deru mesin motor sudah kau nyalakan
memecah keheningan pagi
kau pacu kuda besi membelah dinginnya ngin pagi
hanya berbekal jaket kulit hitam tua
Speed Up Windows 7 Using ReadyBoost - Menambah RAM Menggunakan Flashdisk
Mungkin artikel ini udah basi. Coz banyak blog-blog di luar sana yang udah ngebahasnya. Ini khusus buat ane aja dah yang agak-agak katro masalah tekhnologi. Tapi kalo ada yang belum tau, silakkan simak dan jangan lupa kasi masukan ato komentar. Buat yang udah tau, silakkan dibaca juga (maksa.com) tapi jangan di "bata" yaa... Ok, tanpa basa-basi-busuk lagi kita simak artikelnya secara khidmat. :P
Apakah anda pengguna Windows 7 (seterah mau yang ori apa yang bajakan. :P)? Pengen nambah RAM tapi low budget? Tapi pasti pada punya Flashdisk kan?
Apakah anda pengguna Windows 7 (seterah mau yang ori apa yang bajakan. :P)? Pengen nambah RAM tapi low budget? Tapi pasti pada punya Flashdisk kan?
Liwet
"Kumaha lamun isukan urang ngaliwet??"1 Tanyaku pada temen-temen seperjungan waktu aku masih tinggal di kampung kecil yang belum terjamah peradaban kota. Aku sangat dekat dengan mereka. Heri, Cahya dan Dani adikku. Biasanya selalu saja ada rencana tiap hari Minggu tiba. Definisi dari ngaliwet adalah sebuah algoritma program dalam pembuatan nasi liwet yang menggunakan fungsi Kastrol, hawu dan prosedur pembakaran kayu bakar. Nasi liwet itu sendiri merupakan kumpulan dari berbagai macam bahan-bahan sederhana yang tanpa perlu kita beli.
Semuanya tersedia secara 'gratis'.
Semuanya tersedia secara 'gratis'.
Tangan-tangan Tuhan
Pohon-pohon basah itu terus menjauh dan menjauh. Bertransformasi menjadi sebuah titik hitam kecil. Bak susunan kotak-kotak pixel dalam sebuah pencitraan fotografi. Titik-titik itu kemudian hilang disapu kabut pagi yangmulai turun. Tampak disebelah kiriku, dinding bebatuan menjulang angkuh. Menunjukan keperkasaannya. Tetesan air hujan membasahi setiap lekukannya. Mungkin dinding batu tua ini merupakan sisa dari keelokan bukit-bukit yang membentang dihadapanku. Bukit yang dipaksa mengalah dan tunduk patuh pada peradaban manusia.
Bis yang aku tumpangi terus melaju, menuju ke tempat peradaban manusia yang lebih maju. Menuju sebuah kota yang pada bulan Maret 1946 dibumihanguskan oleh rakyatnya sendiri. Bukan karena mereka tak cinta. Bukan karena mereka benci tapi karena mereka tak ingin kotanya diduduki penjajah bangsa. Paris Van Java, begitu akrab nama itu ditelingaku.
Pemberian Sederhana

Jam dinding sudah menunjukan pukul 17.47 WIB. Sinar lembayung senja menampakan sesosok bayangan. Bayangan dari seseorang yang terlihat cemas. Peluh membasahi dahinya. Wajahnya tegang dan mulutnya seperti sedang mengatakan sesuatu. Sesuatu yang hanya dimengerti oleh dirinya sendiri. Sesekali pandangannya menerawang jauh, seperti sedang memikirkan sesuatu. "Ah..sudahlah..", lirihnya. Ingin rasanya dia pergi dan merebahkan tubuhnya untuk sekedar melemaskan syarafnya yang tegang.
Subscribe to:
Posts (Atom)



